Rabu, 02 September 2026

Dialog Interaktif RRI PRO SENDAWAR: Penyakit saluran napas akibat KARHUTLA


Kebakaran hutan dan lahan, sering kita kenal dengan istilah KARHUTLA, telah merambah di semua propinsi di Kalimantan selama beberapa pekan ini dan belum jelas kapan akan berakhir. Kebakaran tersebut menghasilkan asap yang bisa bergerak sampai puluhan kilometer terbawa angin. Asap hasil kebakaran hutan mengandung berbagai partikel dan gas yang sebagian berbahaya bagi tubuh kita terutama mata, kulit dan pernapasan. Pajanan asap kebakaran hutan bisa berbahaya bagi tubuh kita tergantung banyak faktor, yaitu jenis tanaman yang terbakar, jarak dengan sumber kebakaran, arah dan kecepatan angin, lama terpajan asap, dan lain-lain.

Selasa, 25 Agustus 2026

Waspada Kabut Asap Karhutla, Dokter Spesialis Paru Jelaskan Bahayanya Bagi Masyarakat dan Cara Pencegahannya

BONTANG. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menghasilkan asap pekat menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Kebakaran tersebut menghasilkan partikulat halus seperti Particulate Matter (PM) 2.5 yaitu partikel udara sangat kecil  yang menjadi tolok ukur utama polusi udara berukuran di bawah 2.5 mikrometer dan PM10 yang mampu menembus jauh ke dalam saluran pernapasan hingga memicu berbagai gangguan kesehatan kronis.

Sabtu, 01 Agustus 2026

World Lung Cancer Day 2026



APSR dan FIRS Tekankan Pentingnya Deteksi Dini serta Edukasi Faktor Risiko Kanker Paru.

Para Pakar Respirasi Internasional Mendorong Pelaksanaan Skrining CT-Scan Dosis Rendah dan Penghentian Merokok guna Mengurangi Angka Mortalitas Global